Selasa, 08 Juli 2014

DOA UNTUK YANG TERBAIK

RASULULLAH SAW bersabda, “Doa adalah intisari ibadah” (HR Abu Daud dan Tirmidzi). Bahkan beliau juga menyatakan, “Doa adalah senjata orang beriman dan tiang agama serta cahaya langit dan bumi ”  (HR Abu Ya’la). Dari penjelasan Rasulullah SAW tersebut, doa merupakan kegiatan yang sangat penting bagi setiap orang yang beriman.
Bahkan begitu hebatnya, doa dapat dipakai untuk penolak bala dan sekaligus untuk mengubah takdir. Bersabda Rasulullah SAW, “Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan) Allah SWT  selain doa. Dantidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi).
Semenjak kampanye pilpres dan wakilnya beberapa waktu yang lalu, kelompok-kelompok doa mulai bermunculan di berbagai tempat. Masing-masing kelompok dengan yakin memohon kepada Allah SWT agar calon yang diusungnya bisa memenangkan pemilu  pada tanggal 9 Juli 2014. Untuk memperkuat legitimasi, mereka berani menyatakan bahwa pilihannya itu sudah didahuli dengan shalat istikhoroh meminta petunjuk Allah SWT. Perang ayat dan fatwa kiai  masing-masing pihak akhirnya terjadi. Kalau sudah begini maka persatuan dan kesatuan bangsa seolah menjadi di ujung tanduk.
            Sebenarnya ada suatu cara agar kita bisa tetap berdoa tanpa harus mengorbankan persatuan dan kesatuan bangsa. Doa ini mengacu bahwa apapun yang kelak nantinya menjadi keputusan Allah SWT maka itulah yang terbaik. Salah satu contoh doa tersebut misalnya,  “Ya Allah..., jadikanlah siapapun yang kelak akan memimpin bangsa ini menjadi presiden dan wakil presiden,  adalah merupakan hambamu yang saleh, beriman dan bertakwa  kepada-Mu.”  Dalam contoh doa tersebut, kita tidak menyebut sebuah nama karena kita yakin  bahwa pilihan Allah adalah pilihan yang terbaik.
Doa itu akan semakin baik kalau ditambahkan paragraf berikutnya, “Ya Allah, jadikanlah siapapun yang kalah dalam pemilihan presiden dan wakilnya nanti, agar Engkau karuniai keikhlasan, kesabaran  serta keridhaan dan mau turut serta meneruskan membangun negri ini. Dan jadikanlah pula para para pendukungnya agar bisa menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada dan legawa”.
Mudah-mudahan dengan berdoa yang terbuka tanpa harus mengunci sebuah nama tertentu maka akan dikabulkan oleh Allah SWT. “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. (QS Al-Mu’min 60).
Nah, marilah kita gunakan hak pilih kita untuk masa depan yang lebih baik. Insya Allah!

Tidak ada komentar: