Rabu, 25 Maret 2009

WAKIL RAKYAT


Ketika angin tidak lagi membawa semilir
Lantas apa yang dibawa ?
Apakah tinggal bau busuk ?

Ketika matahari tidak lagi membawa hangat
Lantas apa yang dibawa ?
Apakah tinggal gerah ?

Ketika musik tidak lagi membawa hibur
Lantas apa yang dibawa ?
Apakah tinggal bunyi duuuut?

Ketika wakil Rakyat tidak lagi membawa aspirasi.
Lantas apa yang dibawa?
Apakah tinggal janji-janji kosong?
Yogyakarta, 29 Nov. 1992

2 komentar:

Abi Rara mengatakan...

Janji-janji kosong tak ubahnya balon gas yang membawa terbang harapan rakyat entah ke mana! Setuju Bapake Tama? (PIPB)

Ajib Setya Budi mengatakan...

Setuju sekali Abi. Kini banyak caleg menebar janji. Ibarat jualan kecap, semua mengaku yang terbaik. Semua menawarkan kondisi "empuk" dan "eyup". Padahal hampir pasti, kehidupan mendatang ya cuma begini-begini saja. Orang kecil tetap susah dan ditipu berulang kali. Nasehatnya ya agar lebih sabar dan sabar lagi.