Minggu, 01 Maret 2009

KELAK KAMI PANGGIL ZABANIYAH

Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian)
niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah
(Terjemahan dari Al Qur'an Digital surat Al 'Alaq 15-18)

Zabaniyah adalah sebuah istilah yang dapat kita temukan dalam surat al-'Alaq. Beberapa penjelasan dari terjemahan dan tafsir yang ada tak pernah memuaskan dahaga keingintahuan saya. Malah, kadang-kadang penjelasan dalam beberapa terjemahan itu justru membingungkan. Akibatnya, dengan terpaksa, saya harus mempercayainya walaupun tanpa sebuah informasi yang memadai.

Zabaniyah dikatakan sebutan untuk malaikat tertentu yang tugasnya sangat berbeda dengan sepuluh malaikat lain yang lebih populer. Ketika gerakan dakwah Rasulullah SAW diganggu, apalagi dihambat dan dilecehkan, maka kelak Zabaniyah akan didatangkan. Dari ayat itu tampak bahwa Zabaniyah bukan untuk membawa rahmat melainkan justru bencana. Bahkan sangat mengerikan.

Dalam ayat tentang kehadiran malaikat penghancur itu seolah Allah mau menjelaskan, "Hukum sebab akibat itu tidak hanya terjadi di alam fisika saja". Hutan gundul akan mengakibatkan banjir, sudah menjadi hukum alam yang mesti berlaku, kalau kita semena-mena terhadap hutan. Dan kaidah ini sangat diketahui oleh mereka yang belajar ilmu pengetahuan alam (IPA). Oleh karena memang hukum tersebut sangat mudah dilihat dan dibuktikan.

Namun dalam masalah dakwah, hukum sebab akibat seperti dalam ilmu fisika itu nyaris tak pernah disadari apalagi diketahui. Dari sebab itu, melalui ayat ini manusia seolah diberi tahu sebuah kaidah : "Barang siapa mengganggu gerak lajunya dakwah yang disampaikan Rasulullah SAW, walaupun mereka mendatangkan para penolongnya - kelak akan dihancurkan oleh kekuatan yang disebut Zabaniyah."

Prinsip efek timbal balik ini mirip sebuah kaidah yang berlaku dalam kehidupan kita :

Barang siapa menabur angin akan menuai badai.
Barang siapa menggali lobang maka dia akan terperosok ke dalamnya .
Barang siapa menanam tentulah mengetam.
Sopo gawe nganggo (siapa berbuat pastilah menuai akibatnya).
Barang siapa menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.

Dari surat al 'Alaq itu kita tahu, Zabaniyah akan selalu hadir untuk menghancurkan musuh-musuh yang menentang lajunya gerak dakwah ajaran Allah. Jadi sebenarnya, Zabaniyah itu selalu datang dan datang. Hanya saja mungkin kita tak pernah sadar dan tak tahu bahwa dia telah datang dengan mengujud melalui berbagai bencana. Hal ini mirip seperti tak pernah sadarnya kita dengan kehadiran malaikat maut Izrail. Paling-paling yang bisa kita ketahui hanyalah fenomena kematian, misalnya berhentinya detak jantung maupun berhentinya nafas. Dan seperti biasanya, malaikat maut itupun lenggang kangkung datang dan pergi begitu saja. Begitulah cara kerja malaikat.

Pertanyaannya, "Apakah gerakan dakwah yang dilakukan kita (umat Islam) sudah dibantu Zabaniyah ?". Jawabannya mungkin dengan pertanyaan juga, "Apakah sebagai umat Islam kita sudah dilecehkan sehingga perlu dibantu Zabaniyah?". Kalau itu masih sulit juga kita menjawab, ada pertanyaan satu lagi, "Sudahkah kita menjadi umat Islam dengan kualifikasi seperti gambaran al Qur'an, sehingga pantas dibantu dengan dikirim oleh Allah Zabaniyah?".

Tidak ada komentar: